FMIPA Unila Perkuat Strategi Pengukuran CPL untuk Dukung Akreditasi Internasional

FMIPA Unila Perkuat Strategi Pengukuran CPL untuk Dukung Akreditasi Internasional
FMIPA Unila Perkuat Strategi Pengukuran CPL untuk Dukung Akreditasi Internasional

ISPtimes.com – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) menggelar Workshop Akademik bertema Strategi Pengukuran Sistematis bagi Program Studi Terakreditasi Internasional pada Kamis, 25 Juni 2026, di Ruang Sidang Dekanat FMIPA Lantai 2.

Kegiatan ini diikuti pimpinan fakultas, ketua program studi, dosen, serta tim penjaminan mutu di lingkungan FMIPA, baik secara luring maupun daring. Workshop tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem penjaminan mutu akademik guna mendukung pencapaian dan pemeliharaan akreditasi internasional.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA Unila, Dr. Eng. Heri Satria, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa pengukuran Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) merupakan komponen penting dalam sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi, khususnya bagi program studi yang telah maupun sedang menuju akreditasi internasional.

Menurutnya, keberhasilan program studi tidak hanya ditentukan oleh kualitas proses pembelajaran, tetapi juga oleh kemampuan institusi dalam membuktikan ketercapaian kompetensi lulusan secara sistematis dan berkelanjutan.

“Akreditasi internasional menuntut adanya budaya mutu yang kuat. Salah satu indikator utamanya adalah bagaimana program studi mampu mengukur, mengevaluasi, dan memanfaatkan hasil capaian pembelajaran lulusan untuk perbaikan berkelanjutan. Oleh karena itu, pemahaman yang sama mengenai strategi pengukuran CPL menjadi sangat penting bagi seluruh dosen dan pengelola program studi,” ujarnya.

Dr. Heri berharap workshop tersebut menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mengembangkan sistem asesmen yang efektif sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas program studi di lingkungan FMIPA.

Workshop dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T. Ia menegaskan bahwa akreditasi internasional tidak hanya berorientasi pada kelengkapan dokumen administrasi, tetapi juga menuntut bukti nyata ketercapaian capaian pembelajaran lulusan yang diukur secara sistematis dan terdokumentasi dengan baik.

“Akreditasi internasional menempatkan kualitas lulusan sebagai indikator utama keberhasilan program studi. Karena itu, setiap program studi perlu memiliki sistem pengukuran CPL yang terstruktur, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dosen memiliki peran strategis dalam memastikan proses pembelajaran berjalan selaras dengan target capaian yang telah ditetapkan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa hasil pengukuran CPL harus menjadi dasar dalam pengambilan keputusan akademik untuk penyempurnaan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, serta penguatan kompetensi lulusan agar mampu bersaing di tingkat global.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber secara daring, yakni Prof. Dr. Tri Kuntoro Priyambodo, M.Sc. dan Didik Kurniawan, S.Si., M.T., yang memaparkan materi bertajuk *Peran Dosen dalam Pencapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL): Strategi Pengukuran Sistematis bagi Program Studi Terakreditasi Internasional*.

Dalam paparannya, kedua narasumber menjelaskan bahwa dosen memegang peran sentral dalam merancang proses pembelajaran, melaksanakan asesmen, serta mengevaluasi ketercapaian CPL melalui instrumen yang terukur dan sesuai dengan standar akreditasi internasional.

Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pemetaan CPL terhadap mata kuliah, penyusunan instrumen evaluasi, pengolahan data hasil asesmen, hingga pemanfaatan hasil evaluasi sebagai dasar *continuous improvement*.

Workshop berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai tantangan serta praktik baik dalam implementasi pengukuran CPL di program studi. Melalui kegiatan ini, FMIPA Unila berharap dapat semakin memperkuat kapasitas dosen dan pengelola program studi dalam menerapkan sistem pengukuran CPL yang efektif, terukur, dan berkelanjutan guna mendukung pencapaian akreditasi internasional.(*)


Pos terkait