Mantap! Uji Coba SIGER PUAKHI Disambut Antusias, RSUDAM Lampung Layani 28 Pasien dalam 3 Hari

Mantap! Uji Coba SIGER PUAKHI Disambut Antusias, RSUDAM Lampung Layani 28 Pasien dalam 3 Hari
Mantap! Uji Coba SIGER PUAKHI Disambut Antusias, RSUDAM Lampung Layani 28 Pasien dalam 3 Hari

ISPtimes.com – Uji coba program SIGER PUAKHI (Sistem Pengantaran Obat Terintegrasi) yang dijalankan RSUD dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung mendapat respons positif dari masyarakat.

Selama tiga hari pelaksanaan, pada 20–22 Juli 2026, sebanyak 28 pasien telah memanfaatkan layanan pengantaran obat langsung ke rumah.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data hasil uji coba, jumlah peserta terus mengalami peningkatan setiap harinya.

Pada hari pertama, Senin 20 Juli 2026 lalu tercatat enam pasien mengikuti layanan tersebut.

Angka itu meningkat menjadi sembilan pasien pada Selasa 21 Juli 2026, dan kembali naik menjadi 13 pasien pada Rabu 22 Juli 2026.

Peningkatan jumlah pengguna hingga lebih dari dua kali lipat dibandingkan hari pertama menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap inovasi pelayanan kefarmasian yang dikembangkan RSUDAM Lampung.

Direktur RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung, Imam Ghozali, mengatakan Program SIGER PUAKHI merupakan salah satu inovasi rumah sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien, khususnya dalam proses pengambilan obat setelah menjalani pemeriksaan.

“Melalui SIGER PUAKHI, kami ingin memberikan kemudahan kepada pasien. Obat dapat diantarkan langsung ke rumah sehingga pasien tidak perlu lagi mengantre di instalasi farmasi. Pelayanan menjadi lebih cepat, aman, nyaman, dan tetap bermutu,” ujar Imam Ghazali.

Ia menjelaskan, inovasi tersebut juga menjadi bagian dari transformasi pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dengan sistem pengantaran obat yang terintegrasi, pasien dapat segera pulang setelah mendapatkan pelayanan medis, sementara obat akan dikirim sesuai alamat yang telah didaftarkan.

Menurut Imam Ghozali, hasil uji coba yang menunjukkan tren peningkatan pengguna menjadi indikator bahwa layanan tersebut diterima dengan baik oleh masyarakat.

“Kami melihat respons masyarakat sangat baik. Ini menjadi motivasi bagi RSUDAM untuk terus menyempurnakan layanan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Lampung,” katanya.

Selain memangkas waktu tunggu di instalasi farmasi, Program SIGER PUAKHI juga menawarkan sejumlah manfaat lain, di antaranya pasien dapat langsung pulang setelah pemeriksaan, obat diantar ke rumah dengan tepat waktu, menjamin ketepatan jenis dan jumlah obat, serta menghadirkan pelayanan yang lebih humanis dengan mengutamakan kenyamanan dan kepuasan pasien.

RSUD dr. H. Abdul Moeloek berharap inovasi tersebut dapat menjadi salah satu langkah dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Provinsi Lampung sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh layanan kefarmasian.(*)


Pos terkait