ISPtimes.com – Pasar otomotif Jepang dikenal dengan karakter khasnya, termasuk keberadaan K-Car, mobil mungil berukuran ringkas yang dirancang untuk jalan-jalan sempit dan efisiensi tinggi. Kini, pabrikan kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD, bersiap memasuki segmen tersebut dengan meluncurkan K-Car listrik pertamanya.
Langkah ini menjadi strategi penting BYD untuk memperkuat posisinya di pasar yang selama ini dikuasai oleh pemain lokal seperti Toyota, Honda, dan Nissan.
Melalui situs resmi BYD Japan, perusahaan menampilkan siluet samping model barunya yang akan melakukan debut pada ajang Japan Mobility Show 2025, tepatnya pada 30 Oktober mendatang. Meskipun detail teknis belum diungkap, gambar teaser tersebut memperlihatkan desain khas K-Car Jepang: mungil, modern, dan fungsional. Penampilan perdana ini menegaskan ambisi BYD untuk bersaing langsung di salah satu segmen mobil paling populer di Jepang.
K-Car merupakan kendaraan mini yang dirancang khusus untuk pasar domestik Jepang, dengan spesifikasi ketat: panjang maksimal 3,4 meter, lebar 1,48 meter, dan tenaga mesin di bawah 64 tenaga kuda. Selain hemat ruang dan energi, K-Car juga mendapat berbagai insentif pemerintah, seperti potongan pajak pembelian dan biaya kepemilikan yang lebih rendah. Tak heran jika jenis kendaraan ini menjadi pilihan utama keluarga perkotaan sebagai mobil kedua. Beberapa model sukses di segmen ini antara lain Nissan Sakura, yang dibanderol mulai dari 2.599.300 yen (sekitar 17.000 dolar AS).
Dalam setahun terakhir, beredar sejumlah foto mata-mata di media sosial Tiongkok yang memperlihatkan wujud mini K-Car BYD dengan proporsi khas mobil Jepang. Media lokal melaporkan, mobil ini kemungkinan akan menggunakan baterai berkapasitas 20 kWh dengan jarak tempuh sekitar 180 kilometer berdasarkan standar WLTC.
Menariknya, pada Juni lalu, seorang eksekutif BYD Japan sempat menyebut bahwa peluncuran kendaraan listrik sesuai standar K-Car direncanakan pada paruh kedua 2026. Namun, kemunculan teaser terbaru menunjukkan bahwa proses pengembangan berjalan lebih cepat dari jadwal semula.















