Pentingnya Mengatur Pola Tidur Setelah Sahur di Bulan Ramadan, Ini Penjelasan Dokter!

Pentingnya Mengatur Pola Tidur Setelah Sahur di Bulan Ramadan, Ini Penjelasan Dokter!
Pentingnya Mengatur Pola Tidur Setelah Sahur di Bulan Ramadan, Ini Penjelasan Dokter!

ISPtimes.com – Dokter spesialis kedokteran olahraga, dr. Andhika Respati, mengingatkan agar tak langsung tidur setelah bersantap sahur, karena hal itu dapat mengganggu proses pencernaan.

“Setelah makan, tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan. Jika kita langsung tidur setelah sahur, itu bisa berdampak pada gangguan pencernaan,” ucap dr. Andhika, dikutip dari Antara, Sabtu, 15 Maret 2025.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, tidur paska makan bisa berisiko bagi mereka yang memiliki riwayat gangguan asam lambung (GERD).
Peningkatan tekanan di lambung saat tidur berpotensi menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan, yang bisa menyebabkan rasa tidak nyaman.

Dokter yang juga mengingatkan pentingnya tidur yang cukup selama bulan Ramadan, menyarankan agar masyarakat tetap menjaga pola tidur yang teratur.

Idealnya, tidur malam yang cukup delapan jam tetap perlu diterapkan, meskipun ada perubahan jadwal karena ibadah puasa.

Dr. Andhika memberi contoh, setelah Shalat Tarawih sekitar pukul 20.00 atau 20.30, sebaiknya langsung tidur agar bangun sahur pada dini hari.

“Usahakan tidur sekitar pukul 21.00. Kemudian bangun sekitar jam 3 pagi untuk mempersiapkan sahur. Jika kamu tidak masak, tidur hingga pukul 4 pagi masih cukup,” jelasnya.

Kendati, jika jam tidur malam kurang, tidur siang bisa menjadi solusi sementara untuk mengurangi rasa kantuk.
Meskipun tidur siang tidak bisa menggantikan tidur malam, itu bisa membantu mengurangi rasa lelah.

Untuk memulihkan tubuh setelah kekurangan tidur, dr. Andhika menyarankan agar mengatur waktu tidur di hari berikutnya dan meningkatkan asupan nutrisi agar tubuh bisa pulih dengan optimal.(*)


Pos terkait