Mengenali kekurangan Anda sama pentingnya dengan mengenali kelebihan Anda.
Kita semua memiliki area dalam diri kita yang memerlukan perbaikan, dan calon pemberi kerja menghargai ketulusan Anda dalam mengenali kelemahan Anda. Mari kita berikan beberapa contoh bagaimana Anda dapat mengelola kekurangan Anda dengan bijak:
Contoh 1:
Katakanlah Anda seorang pemrogram komputer dan Anda melamar posisi pengembang perangkat lunak. Salah satu kelemahan Anda adalah kurangnya pengalaman mengembangkan perangkat lunak web. Saat wawancara, Anda bisa mengakui kekurangan tersebut dan sekaligus menunjukkan upaya Anda untuk memperbaikinya.
Bisa dibilang Anda sedang mengikuti kursus online dalam pengembangan web dan telah membuat beberapa proyek kecil untuk dipraktikkan.
Contoh 2:
Anda sedang mencari pekerjaan pemimpin tim di sebuah perusahaan teknologi. Salah satu kelemahan Anda adalah kurangnya pengalaman memimpin tim besar.
Ketika ditanya tentang kelemahan Anda, Anda dapat mengatakan bahwa meskipun Anda tidak memiliki pengalaman memimpin tim besar, Anda telah berhasil memimpin tim kecil pada proyek-proyek sebelumnya dan merasa siap untuk menghadapi tantangan tantangan baru ini.
Anda juga berencana untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan Anda melalui pelatihan dan pendampingan.
Dalam semua contoh di atas, mengakui kekurangan diri adalah langkah bijak, namun yang lebih penting adalah menggunakan niat dan upaya untuk mengatasi atau mengembangkan keterampilan yang hilang.
Hal ini menunjukkan kepada calon pemberi kerja bahwa Anda proaktif dan bersedia belajar serta berkembang dalam peran yang Anda inginkan.
Mempersiapkan wawancara
Sebelum wawancara, persiapkan dengan baik. Pelajari tentang perusahaan, posisi yang Anda lamar, dan pertanyaan umum yang mungkin Anda temui.
Tentukan bagaimana pengalaman, kekuatan, dan kelemahan Anda berhubungan dengan pekerjaan yang Anda inginkan.
Sikap yang diperlukan
Saat mengikuti wawancara, Anda harus menunjukkan beberapa sikap penting:
Kebaikan dan ketulusan: Tunjukkan ketertarikan Anda pada posisi dan perusahaan yang Anda lamar.
Kepribadian positif: Bersikap positif dan ramah dalam berkomunikasi, bahkan ketika dihadapkan pada pertanyaan sulit.
Memercayai: Percayalah pada diri sendiri dan kemampuan Anda untuk memenuhi peran ini.
Sikap terbuka: Terima masukan yang baik dan berikan jawaban yang jujur.















