ISPtimes.com – Delegasi mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Lampung (Unila) yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Legal Writing Development Community (UKMF LWDC) berhasil meraih Juara I Kompetisi Surat Dakwaan pada ajang Lawphoria 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Kompetisi Surat Dakwaan Lawphoria 2026 diikuti oleh mahasiswa fakultas hukum dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Delegasi FH Unila berasal dari UKMF LWDC, organisasi mahasiswa yang berfokus pada pengembangan kemampuan penulisan hukum dan analisis yuridis. Perlombaan dilaksanakan dalam dua tahapan, yaitu seleksi berkas dan presentasi final.
Pada tahap seleksi berkas, delegasi FH Unila atas nama Baruna Widientara berhasil meraih peringkat pertama dengan skor 1049, mengungguli delegasi dari berbagai universitas lainnya. Capaian tersebut mengantarkan FH Unila melaju ke babak final yang diselenggarakan secara luring di Fakultas Hukum UMY, Yogyakarta.
Pada tahap final, delegasi FH Unila mempresentasikan surat dakwaan yang disusun dengan argumentasi hukum yang kuat, runtut, dan sistematis. Kasus yang diangkat berkaitan dengan tindak pidana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, dengan konstruksi hukum yang menempatkan korporasi sebagai pelaku utama, serta direktur dan manajer sebagai pihak yang turut dimintai pertanggungjawaban pidana.
Delegasi FH Unila terdiri atas tiga mahasiswa, yaitu Sri Fatma Delya selaku Ketua Delegasi, serta Nasywa Putri dan Viranaila Nurul Ulya sebagai anggota. Ketua delegasi, Sri Fatma Delya, mengungkapkan bahwa proses penyusunan surat dakwaan tersebut penuh tantangan.
“Surat dakwaan ini disusun melalui analisis mandiri berbasis literatur dan sumber pendukung yang relevan. Prosesnya kami jalani dari jarak jauh dengan berbagai dinamika, termasuk perubahan teknis dari panitia dan keterbatasan waktu persiapan. Namun, dari situ kami belajar bekerja lebih solid, dan rasanya sangat membanggakan ketika karya kami mendapat apresiasi dari dewan juri,” ujarnya.
Prestasi ini menjadi bukti kualitas akademik dan daya saing mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lampung di tingkat nasional, sekaligus memperkuat peran UKMF LWDC sebagai wadah pengembangan kompetensi legal writing dan penalaran hukum mahasiswa. (*)















