Revitalisasi Industri Gula Nasional, Langkah Erick Thohir Jaga Ketahanan Pangan RI

Revitalisasi Industri Gula Nasional, Langkah Erick Thohir Jaga Ketahanan Pangan RI
Revitalisasi Industri Gula Nasional, Langkah Erick Thohir Jaga Ketahanan Pangan RI. Foto Dok. Erick Thohir

“Karena satu pengangguran masih banyak. Lahan kita yang terlantar masih banyak dan kalau dikelola butuh pekerja banyak. Ingat, pasar kita besar tapi faktanya kita masih impor,” jelasnya.

“Apa yang kita impor besar itu akan menjadi ancaman serius di masa depan, kita harus swasembada kan di dalam negeri,” tegas Wayan.

Bacaan Lainnya

Lebih jauh Wayan, keterlibatan semua pihak dalam langkah besar ini sangat perlu, baik itu Pemerintah, akademisi maupun praktisi. Sejauh ini, lanjut Wayan banyak hasil riset tentang potensi Indonesia menjadi pusat gula tidak dimaksimalkan dengan baik, hingga hasil-hasil riset tersebut menjadi sia-sia. Untuk itu, lewat langkah besar Menteri BUMN ini semua pihak bisa berkolaborasi untuk memperkuat ketahanan pangan dan energi di Indonesia.

“Paling utama adalah semua melibatkan diri untuk berpartisipasi, berpraktek dan tidak hanya berpikir saja, pimpinan mengeksekusi, yang dipimpin berpraktisi,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Menteri BUMN Erick Thohir sangat berambisi untuk menjadikan Sugar Co sebagai tulang punggung ketahanan pangan dan penggerak ketahanan energi nasional lewat bioetanol.

Bioetanol merupakan salah satu bahan bakar alternatif berasal dari tumbuhan yang sudah melewati proses fermentasi, salah satu tumbuhan yang bisa dimanfaatkan adalah tebu.

“Fokus Sugar Co tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan gula nasional, meningkatkan kesejahteraan petani tebu, menjaga stabilitas harga gula petani. Tapi juga menjadi produsen bioetanol yang merupakan produk turunan dari tebu sebagai campuran bahan bakar minyak,” kata Erick Thohir.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *