Wapres RI Ma’ruf Amin Tinjau Bendungan Way Sekampung Pringsewu

Foto biro Adpim pemprov Lampung
Wakil Presiden RI K. H. Ma'ruf Amin dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meninjau pembangunan Bendungan Way Sekampung, di Kabupaten Pringsewu, Lampung, Senin (22/3/2021). Foto biro Adpim pemprov Lampung

ISPtimes.com – Wakil Presiden RI K. H. Ma’ruf Amin dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meninjau pembangunan Bendungan Way Sekampung, di Kabupaten Pringsewu, Lampung, Senin (22/3/2021). Dalam kesempatan itu, diperoleh penjelasan dari Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) Jarot Widyoko bahwa progres pembangunan Way Sekampung  mencapai 92,33% dan ditargetkan selesai pada Juli 2021.

Pada kesempatan itu, Gubernur Arinal tampak berdialog dengan Wapres dan Dirjen SDA Jarot Widyoko terkait pentingnya pembangunan bendungan bagi pertanian. Diketahui, Bendungan Way Sekampung memiliki kapasitas tampung 68 juta meter kubik per detik yang akan dimanfaatkan untuk penyediaan air irigasi sebesar 55.373 hektar.

Selain itu, air irigasi untuk ekstensifikasi berupa pengembangan daerah irigasi rumbia extension dengan potensi luas 17.334 hektare.

Manfaat lain Bendungan Way Sekampung adalah sebagai penyedia air baku sebesar 2.482 liter per detik untuk Kota Bandar Lampung, Branti, Kota Metro. Kemudian, mereduksi banjir sebesar 185 meter kubik per detik dan berpotensi sebagai sumber Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) sebesar 5,4 megawatt (MW).

Selain Bendungan Way Sekampung, Kementerian PUPR juga membangun Bendungan Margatiga. Pembangunan Bendungan Margatiga dilakukan untuk meningkatkan kapasitas jaringan irigasi dari aliran Sungai Way Sekampung agar terintegrasi dengan Bendungan Way Sekampung.

Bendungan dengan kapasitas tampung 147,94 juta meter kubik di hilir Sungai Way Sekampung ini diproyeksikan akan mengairi lahan irigasi seluas 16.588 hektar. Selain itu, dapat dimanfaatkan sebagai penyedia air baku di Lampung Timur sebesar 0,83 meter kubik per detik.

Bendungan Margatiga merupakan tipe urugan dengan tinggi mencapai 28,75 meter, panjang puncak 321,76 meter, lebar puncak 7 meter, serta memiliki luas genangan 2.137 hektar. Dalam kunjungan Wapres, juga terdapat paparan dari Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Kementerian PUPR Lampung Maria Doeni Isa, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Lampung A. Darmis. (RLS).


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *