Bagi sebagian orang, sinestesia bahkan bisa menjadi sumber inspirasi dalam seni, musik, atau menulis.
Dalam wawancara dengan NME, Chris Martin mengatakan bahwa ia menderita delirium tremens dan kondisi tersebut sering muncul secara tiba-tiba di kepalanya.
Namun, ia menganggap kondisi tersebut merupakan hal yang lumrah bagi seorang penyanyi.
“Menurut saya, hal itu bukanlah hal yang aneh bagi para musisi,” kata Chris Martin.
Anestesi yang dialami Chris Martin terjadi saat menulis lagu baru.
Misalnya, saat dia sedang memilih tema warna untuk album barunya, tiba-tiba muncul warna lain di benaknya.
Dalam konteks Chris Martin dari Coldplay, jika dia menderita sinestesia, ini bisa berarti dia mengalami pengalaman sensorik tambahan atau hubungan yang tidak biasa antara berbagai jenis sensasi, baik dalam konteks musik atau kreasi seni.















