“Agak kesulitan juga, karena itu kan dijahit. Butuh waktu sekitar seminggu lebih lah menjahitnya. 77 meter panjangnya dan ini dilakukan serentak juga se-Indonesia,” kata dia.
“Mungkin DPP mau memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Kalau kami DPC- DPC ikut intruksi dari DPP akan lomba membentang kan bendera sepanjang 77 meter,” jelasnya.
Sementara, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Bandar Lampung Wiwik Anggaini menjelaskan, acara membentangkan bendera tersebut diikuti seluruh lapisan pengurus DPC sampai anak ranting dan fraksi.
“Alhamdulillah ya, PDI-Perjuangan selalu kompak dan kami akan terus menjaga solidaritas kami mulai dari pengurus sampai Fraksi. Kami juga akan selalu kawal apa yang menjadi usulan rakyat dan selalu membela kepentingan wong cilik,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Bendahara DPC PDI-Perjuangan Jares Mugni menjelaskan, acara tersebut merupakan intruksi DPP partai PDI-Perjuangan.
DPC, kata dia, diberikan intruksi membuat acara kreasi dan DPC Kota Bandar Lampung lantas membentangkan bendera merah putih di Jembatan Pulau Pasaran sepanjang 77 meter.
“Tujuan membentangkan bendera ini agar posisi bendera lebih tampak terlihat dan lebih menarik, besar harapan kami kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi kawan-kawan PDI-Perjuangan di Indonesia dan jadi contoh,” tandasnya. (rls)















