“Sosialisasi ini juga salah satu cara kita untuk mengingatkan kembali kepada generasi muda tentang sejarah bangsa Indonesia agar dapat menjaga dan mempertahankan negara republik Indonesia,” sambungnya.
Dah dihadiri oleh Suparman Abdul Karim, S.Ag., M.Pd.I menambahkan bahwa menjaga negara adalah kewajiban.
“Dengan adanya sosialisasi pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan, generasi muda bangsa dapat mensortir tentang radikalisme dan terorisme serta berita-berita provokasi untuk menjaga NKRI,” sambungnya.
Kegiatan yang dilakukan menerapkan protokol kesehatan (prokes), dengan memakai masker dan menjaga jarak.















