Selain itu, Siti Rahma siap menjalankan program kerja DPP, yakni adanya keterwakilan perempuan minimal 30% baik di pengurus Internal partai dan Garnita, maupun di parlemen.
“Kalau pengurus sudah tercapai ya 30%, DPRD tingkat provinsi sudah, kabupaten kota sudah ada beberapa, Mesuji contohnya, ketua DPR-nya aja perempuan, periode selanjutnya harus (30% keterwakilan),” kata Siti.
Sementara itu, Ketua DPW NasDem Lampung, Herman HN meminta, DPW Garnita Malahayati NasDem Lampung, jangan sekadar lembaga seremonial saja, tanpa peran nyata untuk Provinsi Lampung, khususnya dalam mendorong peningkatan perekonomian.
“Garnita harus berprestasi, terutama mendorong UMKM agar bisa bangkit di tengah pandemi,” kata Herman HN.
Kemudian Garnita Malahayati Lampung juga diharapkan dapat bersinergi, dengan DPW NasDem dalam rangka pencegahan kekerasan seksual dan anak, yang merupakan salah satu tugas utama partai.















