“Niat saya mencalonkan diri ingin membersamai stakeholder di Pringsewu ingin mewujudkan Kabupaten Pringsewu maju dan sejahtera,” kata Adi Erlansyah.
Menurutnya, selama 1 tahun 9 bulan menjabat sudah membangun infrastruktur, ekonomi, sosial dan bidang lainnya.
“Namun karena keterbatasan waktu, keterbatasan anggaran. Masih ada yang belum maksimal,” kata dia.
Oleh karena itu, pengalaman selama puluhan tahun di pemerintahan jadi modal Adi Erlansyah untuk menjadikan
Kabupaten Pringsewu lebih cepat maju dan lebih cepat sejahtera, maka ia mencalonkan diri sebagai Bupati Pringsewu.
“Ini butuh kebersamaan dengan stakeholder dan pemangku kepentingan terkait. Dan saat ini maka butuh dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa,” kata Adi Erlansyah.
Kenapa PKB? karena di Kabupaten Pringsewu ini kultur Nahdlatul Ulama sangat kental.
“Maka saya akan ikuti ketentuannya sesuai desk pilkada. Untuk dapatkan dukungan dari PKB,” kata mantan Kepala Bapenda Lampung itu.
Komitmennya untuk membangun Bumi Jejama Secancanan itu ia buktikan dengan membangun koordinasi dengan semua parpol yang ada di Kabupaten Pringsewu.
“Pertama saya ingin berpasangan dengan orang Pringsewu. Kedua saya ingin berpasangan dengan keluarga besar Nahdatul Ulama (NU). Jadi dua kriteria itu yang saya sampaikan. Karena bagaimana pun kita melihat realita di lapangan. Maka dua kriteria itu yang insya Allah akan jadi sosok wakil saya. Saya minta doa dan dukungannya dari PKB,” kata Pak Adi Erlansyah.
Selain itu, di hadapan pengurus DPC PKB, Adi Erlansyah mengatakan ia akan konsern dengan kebaikan umat.
“Saya punya pengalaman di Lampung Tengah. Disana juga banyak pondok pesantren. Maka di Pringsewu juga sama disini banyak pesantren. Memang perbandingannya 1/8 luasnya dari Lampung Tengah, untuk luasan kabupaten Pringsewu ini,” kata Adi Erlansyah.
Oleh karena itu, Adi Erlansyah mengatakan bahwa untuk membangun kabupaten Pringsewu harus bersama-sama.
Saat ditanyakan soal solusi apa yang akan ditawarkan Adi Erlansyah dalam mengatasi permasalahan di Kabupaten Pringsewu?. Adi Erlansyah mengaku pemimpin harus punya terobosan.















