ISPtimes.com – Bunda, ilmu parenting memang tak ada habisnya ya, nah kali ini ISPtimes.com akan membahas tentang waktu yang tepat untuk mengajarkan anak pekerjaan rumah.
Nah, sebenarnya waktu yang tepat tersebut tergantung pada perkembangan dan kesiapan individu anak.
Mungkin bagi beberapa ibu saat anak mulai dilibatkan dalam pekerjaan rumah akan terasa merepotkan karena mungkin masih banyak kesalahan saat pertama kali anak bunda belajar.
Kendati tidak ada salahnya jika bunda mengajarkan anak pekerjaan rumah sejak usia dini atau usia pra sekolah.
Berikut ini adalah beberapa panduan umum yang dapat membantu bunda menentukan kapan sebaiknya memulai mengajarkan anak pekerjaan rumah sesuai dengan usianya:
Usia 1-2 tahun :
Pada usia satu hingga dua tahun, bunda dapat mengajarkan anak untuk mengambil dan merapikan mainannya sendiri.
Menaruh pakaian kotor di keranjang, membuang sampah pada tempatnya dan hal-hal kecil lainnya.
Usia prasekolah (3-5 tahun):
Pada usia ini, bunda dapat memperkenalkan konsep tanggung jawab dan membantu anak memahami pentingnya membantu di rumah.
Bunda bisa melibatkan mereka dalam tugas-tugas sederhana seperti mengatur mainan mereka, membersihkan meja makan, mengelap cairan yang tumpah dengan lap.
Usia sekolah dasar (6-9 tahun):
Anak-anak pada usia ini dapat belajar melakukan tugas-tugas yang lebih terstruktur, seperti merapikan tempat tidur, menyiram tanaman, menggosok gigi, atau membantu
membersihkan meja makan setelah makan.
Bunda juga dapat meminta mereka untuk membantu mengatur perlengkapan sekolah mereka atau menyimpan pakaian mereka sendiri.
Usia praremaja (10-12 tahun):
Pada usia ini, anak-anak dapat mulai mengambil tanggung jawab yang lebih besar, seperti membantu mencuci piring, menyapu lantai, mencuci pakaian ringan, atau membantu memasak makanan sederhana di bawah pengawasan orang dewasa.
Bunda juga bisa mengajarkan mereka keterampilan dasar seperti menjaga kebersihan kamar tidur mereka, menyortir pakaian kotor, dan melipat pakaian.
Usia remaja (13 tahun ke atas):
Remaja dapat diberikan tanggung jawab yang lebih berat, seperti membersihkan kamar mandi, menjaga kebersihan rumah secara umum, membantu dengan persiapan makanan, atau menjalankan tugas-tugas rumah tangga lainnya.
Bunda juga dapat melibatkan mereka dalam kegiatan-kegiatan yang melibatkan kebersihan rumah, seperti membersihkan jendela, menyapu halaman, atau merapikan lemari, menyiram bunga, belajar mengecat dinding dan lainnya.
Selain mempertimbangkan usia anak, penting untuk menghargai kemampuan dan minat mereka.Mulailah dengan memberikan tugas yang sesuai dengan kemampuan mereka, kemudian secara bertahap tambahkan tanggung jawab seiring dengan pertumbuhan mereka.
Juga, pastikan untuk memberikan panduan dan dukungan atau apresiasi yang sesuai saat mereka sedang belajar dan berhasil melakukan tugas-tugas rumah tersebut.















