Pelantikan Dewan Diwarnai Demo, 5 Anggota DPRD Lampung Terpilih Tak Dilantik

Pelantikan Dewan Diwarnai Demo, 5 Anggota DPRD Lampung Terpilih Tak Dilantik
Pelantikan Dewan Diwarnai Demo, 5 Anggota DPRD Lampung Terpilih Tak Dilantik

ISPtimes.com – Dari 85 anggota DPRD Lampung yang terpilih dari hasil Pemilu 2024, lima orang tak dilantik. Yaitu Rahmat Mirzani Djausal (Partai Gerindra), Nanda Indira (PDIP), Parosil Mabsus (PDIP), Winarti (PDIP), dan Ririn Kuswantari (Golkar). Ini karena kelimanya mendaftar sebagai kepala daerah.

Namun dari lima orang yang tidak dilantik tersebut, hanya Ririn Kuswantari yang masih ada dalam SK pengangkatan dan pelantikan anggota DPRD Lampung berdasarkan SK Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.4-3629 Tahun 2024.

Bacaan Lainnya

Sedangkan, empat lainnya sudah resmi mengundurkan diri dari anggota DPRD Lampung. Di mana, Rahmat Mirzani Djausal maju di Pilgub Lampung, Nanda Indira maju di Pilkada Pesawaran, Parosil Mabsus maju Pilkada Lampung Barat, dan Winarti maju Pilkada Tulangbawang.

Sementara, meskipun mendaftar sebagai kepala daerah di Pringsewu, Ririn masih masuk dalam SK pelantikan dan pengangkatan anggota DPRD Lampung. Ririn Kuswantari (Golkar) yang maju di Pilkada Pringsewu terlambat mengurus administrasi sehingga belum ada penggantinya. Makanya Ririn tidak ikut dilantik,” ungkap Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setprov Lampung Binarti Bintang.

Sebagai partai pemenang, Gerinda menunjuk Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Lampung sebagai ketua sementara dan PDI Perjuangan menunjuk Bendahara DPD PDIP Lampung Kostiana sebagai pimpinan sementara.

Ketua DPRD Lampung periode 2019—2024 Mingrum Gumay mengucapkan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat serta tokoh agama hingga tokoh masyarakat Lampung yang telah memberikan kepercayaan selama lima tahun terakhir kepada anggota DPRD Lampung periode 2019—2024.
Selama lima tahun menjabat tentunya masih ada kekurangan ataupun kekhilafan. Pada kesempatan ini, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Lampung,” ungkapnya usai melaksanakan paripurna pengangkatan anggota DPRD Lampung di ruang sidang paripurna, Senin (2/9).

Mingrum pun berpesan agar anggota DPRD Lampung periode 2024-2029 dapat menjaga harkat dan martabatnya. Selamat bertugas kepada anggota DPRD terpilih masa jabatan 2024-2029. Semoga dapat menjalankan tugas dengan amanah,” ucapnya.

Di sisi lain, Gerakan Solidaritas Pemuda Lampung (Gaspul) menggelar aksi damai di kantor DPRD Lampung. Aksi massa dilakukan di tengah pelantikan anggota DPRD Lampung periode 2024—2029.

Aksi damai ini mengusung tema Cerdaskan Dewan Rakyat” dengan tujuan memperjuangkan hak-hak rakyat dan menyuarakan aspirasi mereka.

Massa menyerukan berbagai tuntutan, seperti penolakan terhadap komersialisasi pendidikan, pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset, dan penolakan terhadap Undang-Undang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Mereka juga mendesak agar proses legislasi di Provinsi Lampung dilakukan secara transparan dan melibatkan partisipasi publik yang inklusif.
Aksi ini bertujuan mengingatkan anggota DPRD yang baru dilantik bahwa perjuangan rakyat harus terus diutamakan dan kebijakan yang diambil harus mencerminkan kebutuhan serta aspirasi masyarakat. Kami komitmen untuk terus mengawal dan mengawasi setiap kebijakan yang diambil DPRD Lampung,” katanya.

Sementara, dalam rapat paripurna istimewa pengambilan sumpah jabatan terhadap para anggota DPRD Lampung periode 2024—2029, sejumlah tokoh yang datang seperti mantan Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P., Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim bersama sang suami Erry Ayudhiansyah, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana, dan sejumlah ketua partai.

Kemudian mantan Bupati Lampung Tengah Andi Achmad Sampurna Jaya, mantan Wakil Gubernur Bahtiar Basri, anggota DPD RI Ahmad Bastian, dan anggota DPR RI Komang Koheri.

Sementara Chusnunia Chalim datang selain sebagai undangan, juga hadir secara khusus untuk menyaksikan pelantikan adik bungsunya Sasa Chalim Nur Syajarotuddur yang terpilih dari dapil Lampung VIII daerah Lampung Timur.

Di antara keramaian, terdapat pemandangan yang tidak asing yakni bakal calon Gubernur Rahmat Mirzani Djausal duduk berdampingan bersama Ketua Bappilu DPD PDIP Umar Ahmad.

Diketahui, Pilgub Lampung diikuti dua pasangan calon yakni Mirza-Jihan yang diusung Gerindra, PKB, Golkar, PAN, Demokrat, Nasdem, dan PKS serta Arinal Djunaidi-Sutono yang hanya diusung PDIP.

Disinggung terkait hal itu, Mirza menyampaikan dirinya tak sengaja duduk berdampingan dengan Umar Ahmad karena posisi nomor urut partai politik. Dia mewakili Gerindra sebagai partai pemenang pertama dan Umar Ahmad mewakili PDIP sebagai pemenang kedua.

Dia kan Bappilu PDIP, jadi harus kita dekati juga biar enggak terlalu keras,” candanya.
Selain sebagai Ketua Gerindra Lampung, Mirza mengatakan dirinya juga hadir sebagai anggota DPRD Lampung periode 2019-2024. Tetapi dikarenakan maju di Pilgub Lampung, posisinya digantikan oleh Fauzi Heri.

Saya senang melihat Pak Fauzi Heri dilantik hari ini. Mudah-mudahan bisa bekerja dengan baik menyerap aspirasi masyarakat di dapilnya,” pungkasnya.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *