ISPtimes.com – Musibah sambaran petir menimpa tiga tenaga sadap PTPN I Regional 7 di Kebun Padang Pelawi, Afdeling 6, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka.
Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN I Regional 7, Agus Faroni, menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian tersebut. Ia memastikan manajemen bergerak cepat menangani seluruh korban sejak evakuasi hingga penyerahan jenazah kepada keluarga.
“Seluruh proses evakuasi dari lokasi kejadian ke rumah sakit dan rumah duka ditangani tim manajemen bersama paramedis perusahaan menggunakan fasilitas perusahaan,” jelas Agus, Rabu (22/4/2026).
Untuk korban meninggal dunia, perusahaan memberikan bantuan biaya pemakaman sesuai ketentuan, setara tiga bulan gaji penyadap, serta bantuan sembako untuk acara takziah di rumah duka.
Agus menambahkan, manajemen juga tengah mengurus Jaminan Kematian bagi korban meninggal dan Jaminan Kecelakaan Kerja bagi korban selamat ke BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu. Dana santunan akan diserahkan kepada keluarga setelah proses pencairan selesai.
“Perusahaan juga memfasilitasi keluarga korban yang dirawat dengan kendaraan perusahaan serta mengurus seluruh administrasi rumah sakit. Tim manajemen terus memantau kondisi korban dan bergantian membesuk ke rumah sakit,” ujar Agus.
Selain itu, vendor akan memberikan santunan bagi seluruh korban karena ketiganya merupakan tenaga borong. Manajemen PTPN I Regional 7 juga telah bertakziah ke rumah duka dan menyerahkan bantuan sembako.
Keluarga korban menerima musibah dengan ikhlas dan menyampaikan terima kasih atas penanganan cepat yang dilakukan perusahaan. Saat ini korban yang dirawat masih dalam pemantauan intensif.
Kronologi Kejadian*
Kejadian bermula saat hujan lebat mengguyur area kebun Selasa (21/4/2026), sekitar pukul 13.05 WIB. Tiga penyadap, Parlan, Fazrul Hamidi, dan Idson Susanto, berteduh di gubuk yang sama di Afdeling 6 sambil menunggu hujan reda. Sekitar pukul 14.00 WIB, petir besar menyambar gubuk tersebut dan mengenai ketiganya.
Fazrul Hamidi yang masih sadar segera berlari ke kompleks perumahan Afdeling 6 untuk meminta pertolongan karena dua rekannya tidak sadarkan diri. Tim manajemen Kebun Padang Pelawi bersama paramedis kebun langsung menuju lokasi untuk evakuasi.
Setibanya di lokasi, tim mengevakuasi korban. Korban luka berat langsung dibawa ke RS M. Yunus Bengkulu menggunakan mobil dinas manajer dan didampingi tim kebun. Korban yang meninggal dievakuasi ke Puskesbun untuk penanganan awal, kemudian diantar ke rumah duka menggunakan ambulans. Korban luka ringan mendapat perawatan awal di Puskesbun sebelum dirujuk ke rumah sakit. (*)















