Ini lantaran camilan adalah makanan dengan energi tinggi, tetapi mengandung lemak yang tinggi serta komposisi yang tidak seimbang.
Selain itu, camilan biasanya tak memiliki kandungan protein, serta mengandung karbohidrat sederhana.
Sedangkan bahan paling tidak sehat yang terkandung dalam camilan, adalah tingginya kadar natrium, yang dapat menimbulkan penyakit seperti hipertensi.
Mengonsumsi camilan juga biasanya tidak mengenal waktu. Wina menjelaskan, pada saat makan, tubuh akan menstimulasi untuk membuat cadangan nutrisi.
Sehingga jika tak berhenti mengonsumsi camilan, maka tubuh akan terus mendapatkan stimulasi sinyal untuk cadangan.
Hal itulah yang bisa menyebabkan sintesis lemak atau sintesis cadangan dalam tubuh akan semakin bertambah.
“Karena kandungannya yang tidak seimbang dan tidak lengkap, ini tidak membuat kenyang,
“Jadi camilan itu tidak membuat, tapi ingin makan dan makan lagi karena ada penguat rasa yang membuat kita ingin makan lagi dan lagi,” ujar Wina.















