“Untuk produksi rata-rata 30-35 ton basah perhari dibagi lima afdeling. Di masa puncak pernah 50-60 ton. Produk teh yang diproduksi siap jual (kering) perhari rata-rata sekitar 6 ton,” jelasnya mewakili Manajer Unit Pagar Alam Acep Sudiar.
Ia sangat bersyukur pihaknya tak lagi KSO dengan Kabepe Chakra. Rincan optimistis pihaknya akan bangkit dengan meningkatkan produktifitas teh dan berinovasi agar teh yang dihasilkan yang terbaik di Tanah Air bahkan tingkat dunia.
“Peralihan KSO Kabepe Chakra ke pangkuan ibu pertiwi ini kami harus bangkit untuk menghasilkan produk green tea. Kami terus berupaya berkembang berinovasi bersinergi dengan lingkungan. Kami ingin menjadi perusahaan agribisnis yang tangguh dengan tata kelola yang baik,” kata dia.
Lebih lanjut, Ia berkomitmen pihaknya akan terus berupaya menghasilkan produksi bahan baku dan bahan jadi untuk industri yang bermutu tinggi untuk pasar domestik dan pasar ekspor.














