ISPtimes.com – Tubaba Art Festival (TAF) kembali terpilih dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, platform pendukungan festival nasional yang diampu Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Pengumuman hasil kurasi disampaikan Kemenparekraf melalui laman resmi media sosial pada Jumat, 23 Januari 2026, pukul 13.30 WIB.
Capaian ini menandai konsistensi TAF sebagai festival asal Provinsi Lampung yang terpilih secara berturut-turut selama empat kali penyelenggaraan sejak pertama kali mendaftar pada 2023.
Pada edisi ke-10, TAF terpilih bersama 125 festival terbaik dari seluruh Indonesia. Festival milik Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat ini dijadwalkan berlangsung pada 7–8 Agustus 2026.
Persiapan TAF 10 digarap oleh tim Sekolah Seni Tubaba—lembaga independen yang bekerja di balik layar—sejak November lalu. Mengusung tema “Sudut Pandang Baru (New Perspective)”, konsep ini merefleksikan perjalanan satu dekade program kebudayaan di Tubaba, dengan seni sebagai metode pengembangan kualitas diri sekaligus penguat regenerasi kebudayaan dan jenama kota (city branding).
Pada awal Desember 2025, Direktur Semi Ikra Anggara mempresentasikan konsep TAF 10 di hadapan Dewan Kurator.
Paparan mengenai konsep festival, dampak sosial-ekonomi, hingga strategi pemasaran berbasis crowd funding berhasil memikat kurator, yang akhirnya kembali menetapkan TAF dalam kalender event nasional 2026.
TAF dikenal menghadirkan keberagaman karya seni—teater, musik, tari, seni rupa, dan film—serta melibatkan publik melalui diskusi dan lokakarya inspiratif. Proses kreatif yang panjang, umumnya ditempuh selama setengah tahun, menjadikan setiap gelaran TAF sarat kualitas dan refleksi.
Sejak pertama kali digelar pada 2016, TAF terus tumbuh dengan partisipasi seniman dan penonton dari berbagai daerah, termasuk keterlibatan seniman nasional dan internasional.
Melalui sajian seni dan beragam aktivasi yang menggugah, TAF kian mengukuhkan diri sebagai festival yang merayakan kesadaran.(*)















