“Contohnya Kain Tapis, ada nilai tambahnya jika dibarengi dengan kreatifitasnya, dengan mengikuti standar internasional. Maka itu bisa berkali-kali lipat nilainya dengan hanya mengikuti model-model sebelumnya. Maka kedepan Pringsewu harus dibangun oleh pelaku-pelaku yang punya keinginan ekonomi kreatif tinggi,” ujar Adi Erlansyah.
Sedangkan Calon Wakil Bupati Pringsewu Hisbullah Huda menambahkan, bahwa dengan hasilnya dari pondok pesantren. Harus bersinergi kedepan, karena Pringsewu mayoritas muslim, juga kalangan NU tapi juga dari banyak kalangan lainnya juga artinya semua kalangan tanpa membeda-bedakan kelompok lainnya yang ada di Kabupaten Pringsewu.
“Apalagi Pringsewu ini sangat beragam, lintas generasi, lintas agama. Maka harus saling bersinergi, dan bersama-sama menata untuk membangun Kabupaten Pringsewu,” kata Adi Erlansyah.
Hisbullah Huda menyebut di Pringsewu ini ada 4 kandidat cakonkada, semuanya baik-baik. Dan kemarin malam sudah melihat melalui penampilan debat kandidat.
“Kita harus berhusnudzon bahwa kita harus gunakan akal dan pikiran bagaiman melihat sosoknya, track record nya. Beliau Pak Adi Erlansyah sebagai ASN di Provinsi Lampung, melihat rekam jejaknya yang baik, dipercaya menjadi Kepala Bapenda Lampung, kemudian Pj Bupati Pringsewu,” kata Adi Erlansyah.
Untuk itu, Hisbullah Huda mengajak kepada generasi milenial dan gen Z, untuk memilih pemimpin yang berpengalaman di bidangnya.
“Maka sudah tepat dengan calon Bupati Adi Erlansyah ini yang sudah pengalaman. Dan Insya Allah bisa menata Kabupaten Pringsewu lebih baik. Sehingga Pringsewu ditata dan dikelola sebaik-baiknya,” ujar Hisbullah Huda.
Suasana semakin hidup dengan lelucon dan menjawab pertanyaan-peryanyaan audiens untuk Pak Adi Erlansyah dan Gus Hisbullah Huda.
Diskusi dan urun rembuk bersama Gen Z dan milenial semakin menarik karena ternyata baik Adi Erlansyah maupun Gus Hisbullah Huda suka dengan musik.
“Hampir semua pulau jawa ini ada di Pringsewu, artinya Pringsewu ini beragam,” kata Adi Erlansyah dan Hisbullah Huda.
“Kalau di Yogyakarta ada Malioboro, di Pringsewu ada Maliosewu,” tambah Hisbullah Huda.
Bahkan Adi Erlansyah menyebutkan bahwa banyak Pahlawan yang bisa dijadikan idola.
“Tapi menurut saya dari diantaranya para Pahlawan yang bisa menggerakkan semuanya itu Bung Tomo, memang ada Soekarno, Sudirman. Tapi saya lebih spesial Bung Tomo,” kata Adi Erlansyah.















