ISPtimes.com – Anggota DPRD Lampung Deni Ribowo mendukung penuh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam pencalonannya sebagai Ketua KONI Lampung dalam Pesta Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Lampung yang akan digelar pada 20 Februari mendatan 2023.
Menurut Deni, syarat menjadi general manager KONI tidak hanya memiliki kemampuan leadership tapi juga memiliki pengalaman leadership, dan Arinal Djunaidi dinilai sebagai sosok yang tepat.
“Kalau Gubernur diperbolehkan menjadi Ketua KONI, menurut saya lebih baik lagi,” ujarnya, Selasa 31 Januari 2023.
Anggota Panitia V DPRD Provinsi Lampung ini juga menilai, Ketua KONI Lampung yang baru sebaiknya orang baru, agar KONI lebih fresh dan memiliki kreasi baru.
Dengan demikian, pembinaan atlet di Lampung tidak monoton dalam hal latihan. “Presiden baru harus bisa meningkatkan prestasi dan melatih para atlet di KONI dan harus punya semangat baru,” kata Deni yang dihubungi.
Mantan Presiden KONI Way Kanan menilai, jika Ketua KONI Lampung pendatang baru, ia juga bisa melihat kemiripan mantan pelatih KONI itu.
Pada susunan sebelumnya, KONI masuk 10 besar PON Papua. Oleh karena itu, menjadi tolak ukur arah KONI selanjutnya, untuk nantinya melatih atlet-atlet tangguh dan masuk 5 besar.
“Artinya pendatang baru dan menjadi pengurus KONI tentu akan memiliki ukuran tersendiri, dan jelas beban dan tanggung jawab sebagai pengurus KONI selanjutnya akan lebih besar.”, lanjutnya. Intinya, kata Deni, syarat menjadi ketua KONI adalah bisa bekerja sama dengan Pemprov Lampung.
“Karena memang anggaran KONI itu hibah, artinya sumbangan itu berasal dari pimpinan daerah. Misalnya, jika berbenturan dengan pimpinan daerah, maka korbannya adalah anak-anak yang dibawa ke Provinsi Lampung,” jelasnya.
Sedangkan Ketua KONI Lampung saat ini, Prof. M Yusuf Barusman mengaku tidak akan lagi menjadi Ketua KONI Lampung periode mendatang.
“Tidak,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp.
Ia merasa keinginannya untuk berhenti maju menjadi Presiden KONI Lampung adalah untuk fokus di kampus. Guru. M Yusuf Barusman sendiri adalah Rektor Universitas Bandar Lampung.















