Acara itu merupakan pernikahan anak dari Herman Permana. Herman sendiri yang juga membeli petasan itu di daerah Tangerang Selatan (Tangsel).
“Belinya di Kebun Manggis, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Saya belinya sebelum Jumatan, dipasangnya Sabtu,” ujar Herman.
Herman sendiri tak menyangka petasan itu terbuat dari Al-Qur’an. Sebab, petasan itu disebut Herman awalnya berbentuk seperti petasan biasa.
“Kaget saya, sebagai orang Islam kaget saya. Nggak (curiga), saya mah beli sudah 3 kali petasan juga nggak pernah begini,” kata Herman.
Namun Herman mengaku baru kali ini membeli petasan di lokasi tersebut. Sebelumnya Herman membeli petasan di di daerah lain.
“(Harga petasan) Rp 120 ribu biasa itu. Satu renteng petasan. Nggak, baru itu beli di situ. Biasanya beli di Pondok Laka,” tutur Herman.
Polisi Telusuri
Dihubungi terpisah, Kapolsek Ciledug Kompol Poltar Lumban Gaol mengaku tengah menelusuri hal ini. Poltar belum berbicara banyak karena masih bergerak untuk menyelidikinya.
“Sedang kita telusuri,” kata Poltar saat dihubungi.















