Sementara itu, Alex Gunawan selaku Co-Produser dari film Pamali memberikan penjelasan terkait Jeje marah-marah itu.
Alex membenarkan bahwa dalam materi promosi untuk konten kreatifnya, film Pamali menciptakan kondisi seolah-olah Jeje tengah diikuti oleh kuntilanak sehingga menimbulkan emosi Jeje tidak stabil dan negatif.
Adegan itu akhirnya diambil oleh tim Pamali sebagai bagian promosi dan ternyata juga diambil oleh para pengunjung di wilayah Citayam Fashion Week.
Tim Pamali maupun Jeje tak menyangka adegan promosi tersebut ditanggapi dengan pandangan yang berbeda dan dinilai murni sebagai kemarahan kepada pengunjung CFW.
“Jeje cuma ingin meminta maaf kalau mungkin orang-orang yang melihat Jeje yang di sekitar SCBD minggu lalu karena kesannya Jeje seperti memarah-marahi mereka dengan kata-kata yang terdengar kasar,” sambung Jeje.















