ISPtimes.com – Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai dasar negara dan sumber hukum tertinggi dari segala sumber hukum di Indonesia saat ini sedang tergerus oleh perkembangan zaman dan arus globalisasi, salah satunya dengan hadirnya gimmick atau smartphone.
Tak bisa dipungkiri, meski memiliki dampak positif, gadget juga kerap digunakan untuk melakukan hal-hal negatif, seperti menyebarkan berita bohong atau lelucon.
Hal itu disampaikan Budiman AS, anggota DPRD Provinsi Lampung saat aktif melakukan sosialisasi pengembangan ideologi Pancasila di Labuhan Ratu, Sabtu 18 Febuari 2023.
“Indonesia saat ini sedang dilanda berbagai ancaman dari negaranya sendiri, seperti ekstremisme, intoleransi, terorisme, ujaran kebencian dan hoaks. Maka dengan terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini, kami berharap masyarakat khususnya para pemuda dapat memperkuatnya dengan memahami dan melaksanakan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan empat pilar kebangsaan”, jelas Ketua DPC Demokrasi Bandarlampung.
Empat pilar kebangsaan yang dimaksud adalah Pancasila sebagai sumber hukum, sumber hukum tertinggi di Indonesia, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Kita sekarang bersama-sama mengamalkan nilai-nilai Pancasila yaitu hidup berdampingan, saling menghargai, toleransi dan tidak mudah percaya satu sama lain,” ujarnya.
Karena musuh bangsa bukan berasal dari luar, melainkan dari bangsa itu sendiri. “Kita dijajah selama 350 tahun bukan oleh Belanda, tetapi oleh kebijakan saling beroposisi, dan pada akhirnya kita terpecah belah dan mengutamakan ego masing-masing,” ujarnya.















