“Saya apresiasi sekali untuk DPRD Lampung yang sudah peduli dalam memberikan ilmu kepada generasi penerus bangsa, selepas dulu tahun 2000an ada penataran P4 yang sudah hilang dan mungkin sejak saat itu rasa nasionalisme kepedulian terhadap ideologi kita luntur,” tuturnya.
“Untuk itu, saya berterimakasih dengan kegiatan pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan ini, karena menjadi salah satu penyemangat dalam memasuki ajaran baru tahun 2022-2023,” tambahnya.
Kegiatan berjalan lancar, bersama narasumber Dr. Zulkarnain Ridlwan S.H, MH dan pengacara Suhendri, S.H, MH.
Dihadiri oleh perwakilan dari sepuluh sekolah yang ada di Bandarlampung, SMK Penerbangan Radin Intan, SMK PGRI 1 Bandar Lampung, SMK PGRI 4 Balam, SMK YP 57, SMK BLK Balam, SMK Cendekia Farma Husada, SMK Gajah Mada, SMK Azza Wajalla, SMK Taruna, dan SMK Taruna Widhya Nusantara.
Zulkarnain Ridlwan juga menyampaikan pesannya kepada peserta anak-anak didik, bahwa dalam memahami pancasila adalah dengan menjadikan diri sebagai contoh terbaik.
“Jadilah contoh terbaik dilingkungan masing-masing, hal itulah yang menjadi dasar adanya ideologi pancasila dalam diri kita,” pungkasnya.















