“Sebab nama At-Thohir sendiri berarti suci dan bersih sehingga harapannya nanti majelis Dzikir At-Thohir ini dapat mengajak para umat menuju kesucian dan kebersihan hati dengan cara menyantuni anak yatim, dzikir pikir dan dzikir hati, serta memakmurkan lembaga pendidikan dan masjid,” ujar Ustadz Buya Imam Warmansyah.
Disela-sela acara tabligh akbar, Jamaah tabligh akbar Suhaini menuturkan, sebagai warga Lampung Utara menyambut baik dengan dibentuknya majelis dzikir ini.
“Harapnya akan ada banyak kegiatan serupa seperti dzikir dan memberi santunan anak yatim di kemudian hari, serta berharap Mejelis Dzikir At-Thohir Lampung Utara dapat terus berkeliling ke tempat tempat-tempat terpencil seperti pada hari ini,” harapnya.
Dalam pelantikan tersebut turut hadir pengurus Majelis Dzikir At-Thoir Lampung Utara Ustadz Buya Imam Warmansyah, Asisten III Bupati Lampung UtaraUtara H. Sofyan, Kapolsek AKP. Rukmansar, Danramil Lettu Basrudin, Camat Sungkai Tengah Ediansyah, serta koordinator Lampung Syamsir Firdaus.















