“Untuk mengobati rasa kangen kita semua, beliau akan hadir di Lampung Tengah, ntar ada perwakilan ya Pak Ketua untuk mewakili masyarakat Tukang Bawang Barat untuk bertemu langsung dengan beliau,” ucapnya.
Disela-sela sambutannya, Syamsir Firdaus menuturkan, kebiasaan Erick Thohir yang harus ditiru oleh semua orang adalah berinfak. Dikatakan Syamsir Firdaus, berinfak atau bersodakah sudah menjadi kebiasaan Erick Thohir sejak lama sebelum dirinya menjabat Menteri BUMN.
“Beliau ingin menyampaikan talih asih kepada anak yatim piatu dan tih asih kepada pondok pesantren Darul Rohman. Jangan lihat nilai atau besar kecilnya tapi lihatlah kepedulian beliau, InshaAllah dimasa akan datang dapat ditingkat. Beliau juga meminta didoakan agar selalu sehat dalam menjalankan tugas yang diembannya sekarang yakni Menteri BUMN,” ungkapnya.
“Majelis Dzikir ini amanah orang tuanya. Majelis dzikir ini bukan ajang kampanye, dia sudah lama berkiprah untuk syiar dan berinfak kepada umat. Masjid di Los Angelia seharga Ro 26 miliar jauh sebelum beliau berpolitik. Kalau pun berinfak ada imbas ke politik itu kuasa Allah SWT,” ungkapnya.
Hadir dalam acara tabligh akbar, Dzikir bersama, santunan anak yatim-piatu dan pelantikan Pengurus Majelis Dzikir At-Thohir Kabupaten Tulang Bawang Barat yakni, Ustadz Syafwatillah Muhzaib, Asisten III Setda Tulang Bawang Barat H. Rosidi , dan perwakilan Polres Tulang Bawang Barat, para Kyai serta ribuan jamaah.















