Karena masih dalam pandemi COVID-19, MotoGP Mandalika yang perdana hanya menyediakan tiket 63.534 setiap harinya.
Pembangunan sirkuit Mandalika dilakukan di tanah seluas 1.035,67 hektar. Meski dengan konsep sirkuit jalan raya, Indonesia Tourism Development Corporation dan Mandalika Grand Prix Assocsiation mengklaim sirkuit ini yang paling aman pada jenis yang serupa. Sejauh ini, balapan di Mandalika menjadi satu-satunya race MotoGP yang digelar di sirkuit jalan raya.
Biaya Pembangunan dan Teknologi Aspal
Sirkuit Mandalika dikabarkan menelan pembiayaan ditafsir sebesar Rp 1,1 triliun. Investasi sebesar itu juga menjadi bagian dari usaha menjadikan Lombok sebagai Kawasan Ekonomi Khusus.
Pemerintah memang sedang mencanangkan 5 daerah pariwisata super prioritas. Selain Mandalika, ada Labuhan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Danau Toba (Sumatera Utara), Candi Borobudur, dan Likupang (Sulaewsi Utara) yang ada dalam daftar destinasi prioritas.















