Sore harinya, pengunjung dapat menikmati pertunjukan musik dari Kelas Musik Sekolah Seni Tubaba, dilanjutkan teater musikal anak “Bunian dan Kisah-Kisah Sebelum Tidur”.
Malam puncak akan ditutup oleh penampilan Orkes Gajah Duduk, Orkes Bada Isya, dan Banda Naira.
Seni Sebagai Mesin Hidup dan Ingatan
Lebih dari sekadar festival, TAF kini tumbuh menjadi laboratorium kebudayaan yang menumbuhkan kesadaran bahwa seni adalah bagian dari kehidupan sosial ruang belajar, berbagi, dan mencipta bersama.
Melalui tema “Machine of Memory”, TAF#9 mengingatkan bahwa ingatan bukan sekadar masa lalu, melainkan energi kreatif yang menghidupkan masa depan. Di Tubaba, arsip dan sejarah tidak disimpan sebagai benda mati, melainkan dihidupkan kembali lewat tari, musik, teater, sastra, dan bahasa menjadi mesin yang menggerakkan imajinasi menuju kehidupan yang setara, sederhana, dan lestari.
Sampai jumpa di Tubaba Art Festival 9 — 31 Oktober hingga 1 November 2025!















