“Harapannya melalui kegiatan ini dapat meningkatkan awareness masyarakat terhadap industri pasar modal sekaligus menjadi sarana untuk mengkomunikasikan pencapaian dan peranan penting pasar modal dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional.” papar Bambang.
Kegiatan CSR tersebut merupakan salah satu kegiatan utama yang termasuk dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT pasar modal Indonesia yang menggunakan dana dari pendapatan transaksi bursa serta pendapatan jasa kustodian sentral.
Dana CSR juga mencakup bantuan dari 92 pelaku industri pasar modal Indonesia, diantaranya penerbit efek, perusahaan efek dan pihak lain.
Total dana yang terkumpul sebesar Rp66,08 miliar, dengan Rp40,92 miliar berasal dari pendapatan transaksi bursa dari BEI, KPEI dan KSEI serta pendapatan jasa kustodian sentral, Rp25,16 miliar dari donasi dalam bentuk dana, serta Rp394 juta donasi dalam bentuk natura dari pelaku pasar modal Indonesia.















