Sekolah Seni Tubaba Akan Gelar Resital, Intip Kegiatannya!

Sekolah Seni Tubaba Akan Gelar Resital, Simak Kegiatanya!
Sekolah Seni Tubaba Akan Gelar Resital, Simak Kegiatanya!

Kurikulum dari program pelatihan kesenian dirancang sedemikian rupa dengan koridor utama pengenalan diri dan lingkungan sekitar. Setiap peserta diajak melihat kisah, peristiwa, menafsirkannya, dan mewujudkannya ke dalam karya persentasi akhir di kelasnya masing-masing. Selain itu, kurikulum tahun ini juga dirancang agar peserta didik memiliki rasa empati, solidaritas, kesetaraan, kerja keras, dan pemahaman tentang lingkungan.

Secara berurutan tim kerja Sekolah Seni Tubaba 2024; Konseptor program Semi Ikra Anggara, fasilitator: Widuri, Anggi Prayoga, Jhon Heryanto, Alexander Gebe (Teater) Mustofa, Suvi Wahyudianto (Seni Rupa), Kiki Windarti, Naya Isnaini, Khusnul, Ahmad Susantri (Tari), Chandra Purwakanti, Edythia Rio W, Yoyon Gideon (Musik). Dengan direktur program Jhon Heryanto. Khoirul Hartoko dan Ezed Qyoko bekerja sebagai humas, sementara Novi Muryanti mengelola manajemen program.

Bacaan Lainnya

Dalam kurun waktu delapan tahun, program yang digagas secara kolaboratif oleh pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dan sejumlah seniman ini, kini dijalankan secara independen oleh Yayasan Pendidikan Seni dan Ekologi. Tidak bertujuan menjadikan peserta didik menjadi seniman, tapi melalui setiap tahapan proses kesenian peserta didik bisa mendapatkan manfaat bagi keseharian dan masa depan mereka.

Telah melahirkan kurang lebih 3.500 alumni yang kini bekerja di berbagai medan profesi. Pola pendidikan karakter dengan metode pelatihan kesenian yang intensif, sistematis dan berkelanjutan yang digagas oleh sebuah pemerintah daerah mungkin hanya satu-satunya di Indonesia.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *