Survei Indikator: Warga Jatim Nilai Erick Thohir Jadi Cawapres yang Paling Didukung Jokowi

Survei Indikator: Warga Jatim Nilai Erick Thohir Jadi Cawapres yang Paling Didukung Jokowi
Survei Indikator: Warga Jatim Nilai Erick Thohir Jadi Cawapres yang Paling Didukung Jokowi./ Foto BPMI SetpresKris

“Simulasi sama untuk cawapres Prabowo, lagi-lagi, Erick juga meraih suara terbanyak dengan 22,7 persen, unggul dari Khofifah dengan 20,6 persen dan Gibran dengan 9,7 persen,” kata Burhanuddin.

Burhanuddin juga mengatakan Erick dan Khofifah juga menjadi dua nama yang paling banyak mendapatkan dukungan dari warga NU yakni sebesar 23 persen dan 26 persen meninggalkan kandidat lain.

Bacaan Lainnya

Burhanuddin menuturkan Jatim merupakan salah satu provinsi di Pulau Jawa dengan potensi pemilih sekitar 16 persen dari total pemilih di Indonesia.

Besarnya potensi pemilih di Jatim ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama menjelang pemilihan umum

Berdasarkan hasil empat Pilpres sejak 2004 hingga 2019, Burhanuddin menyampaikan pemenang Pilpres selalu merupakan pasangan yang juga unggul di Jatim, selain di wilayah yang potensial lain

“Artinya Jatim merupakan salah satu kunci kemenangan dalam pilpres. Untuk memenangkan Pilpres, tidak bisa tidak, pasangan calon dan timnya harus memperhitungkan Jatim sebagai salah satu prioritas,” ujar Burhanuddin.

Burhanuddin mengatakan perilaku pemilih di Jatim tidak bisa dilepaskan dari NU. Burhanuddin mengatakan 80 warga Jatim merasa dekat atau menjadi bagian dari NU. Jatim sejak dulu merupakan basis NU dan arah dukungan NU turut menentukan pilihan warga Jatim

“Meski seringkali NU tidak secara resmi mendukung salah satu pasangan, namun warga membaca keberpihakan para kyai NU dan menjadikannya salah satu pertimbangan dalam memilih,” kata Burhanuddin.

Burhanuddin menyampaikan populasi survei adalah warga Indonesia di Jatim yang memiliki hak pilih dalam pemilu. Burhanuddin menyampaikan penarikan sampel menggunakan metode _multistage random sampling_ dengan jumlah sampel sebanyak 1.810 orang.

Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sample 1.810 responden memiliki toleransi kesalahan sekitar 2,4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Jatim yang terdistribusi secara proporsional.

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.

Burhanuddin menyampaikan _quality control_ terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih. Dalam _quality control_ tidak ditemukan kesalahan berarti.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *