“Pilkada di Pringsewu ini kita jadikan momentum. Fi’il Pesenggiri, Nemui Nyimah. Kita wujudkan Pilkada jujur, rakyat makmur,” katanya.
Sesuai PKPU, bahwa kampanye Pilkada diselenggarakan pada 25 September-23 November 2024.
“Silahkan calon berkampanye riang gembira, dan mengikuti aturan. Serta kita berkomitmen untuk selenggarakan pilbup dan pilwabup yang berkualitas dan bermartabat,” ajaknya.
Diharapkan pasangan calon dan masyarakat menjaga keutuhan NKRI, saling menghormati antar calon serta tunduk pada aturan. Dan selenggarakan kampanye sejuk, Damai, tanpa Hoax.
“Harapan lain adalah soal keteladanan. Kami berkeyakinan bahwa pasangan calon dapat menjadi teladan dalam pelaksanaan pilkada serentak di Pringsewu,” ucap Suprondi.
Ketua Bawaslu Pringsewu berpesan kepada masyarakat, agar menjaga proses demokrasi dan persiapkan, akademisi ikut mengawasi pilkada serentak.
“Kami berkomitmen proses demokrasi pemilukada di Pringsewu berjalan lebih baik daripada sebelumnya. Semuanya itu tidak bisa dilakukan tanpa dukungan semua calon dan pihak-pihak serta masyarakat Pringsewu,” sambungnya.
Maka Deklarasi Kampanye Pilkada Damai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu ini digelar.
“Sehingga terwujudnya Pilkada Luber, jurdil dan partisipatif di Pilkada Pringsewu,” katanya.
Kapolres Pringsewu AKBP M.Yunnus Saputra mengatakan bahwa Pilkada adalah sarana menyalurkan aspirasi. Oleh karena itu kita jaga rasa persatuan dan kesatuan.
“Mengacu pada Pileg dan Pilpres kemarin. Maka saya berharap para paslon untuk menjaga diri,” katanya.
Kapolres mengajak agar tidak lagi menggaungkan istilah pribumi. Karena itu sudah tidak relevan lagi. Yang paling benar adalah mari sambut pilkada ini dengan bijak. Berkontestasi yang baik. Kenali calonnya. “Catat dan tagih janjinya ketika jadi,” ujar Kapolres Pringsewu.
Pj Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan
dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa kegiatan Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Pringsewu dapat terselenggara dengan baik.
“Besar harapan saya dukungan sinergitas tersebut dapat terjalin dengan baik. Yang hadir hari ini mari terus bersinergi bersama membuat nyaman, aman dan mari kita tekan gangguan kamtibmas baik menjelang, saat atau setelah kampanye,” ucap Marindo Kurniawan.
“Mari kita wujudkan pilkada damai dan tertib. Kampanye Damai di Pringsewu ini harus diwujudkan, dan saya berharap bahwa Bawaslu berperan menjaga demokrasi. Sehingga pilkada terjaga dengan Damai dan bermartabat,” kata Marindo Kurniawan.
Menurut Marindo, tantangan lainnya yakni politik identitas, hoax, sara. Ia berpesan agar para pasangan calon menjaga kerukunan yang sudah tercipta dengan baik di Pringsewu.
“Saya berharap para pasangan calon dapat berkompetisi dengan adu gagasan yang baik. Jangan sampai mengedepankan seperti politik uang, intimidasi, dan hoax atau sara,” sambungnya.
Saya mengajak agar sama-sama menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan dan masyarakat dapat menyalurkan hak pilihnya masing-masing.
“Karena kita wajib mencegah, potensi perpecahan kesatuan dan bangsa. Siapapun yang terpilih nanti yang akan memimpin 2025-2030 nanti jadilah pemilih yang cerdas dan jadilah pemimpin baik yang akan memimpin Pringsewu. Sehingga Pemilu damai dapat terwujud,” pesan Marindo Kurniawan.
Anggota Bawaslu Provinsi Lampung Imam Bukhori mengajak menjaga proses demokrasi berjalan dengan baik. bahwa pasangan calon yang ber kontestasi adalah orang-orang terbaik.
“Pringsewu itu dalam setiap proses pesta demokrasi, selalu berjalan dengan baik. Oleh karena itu komitmen itu harus kita jaga sama-sama. Di Pringsewu ini tidak ada konflik-konflik horizontal itu. Dengan cara sinergi antar sesama,” ujar Imam Bukhori.
Setiap pasangan ini punya visi misi yang baik demi Pringsewu. Jaga pilkada ini dengan damai, lakukan tahapan-tahapan ini sesuai dengan aturan perundang-undangan.
“Kami yakin bahwa Pringsewu bisa jadi Barometer terhadap kabupaten/kota lainnya di Lampung,” kata Imam Bukhori.
Menurut Imam Bukhori, bahwa Pesisir Barat, Waykanan, Pesawaran masuk dalam kategori rawan dalam Pilkada serentak 2024.
“Sedangkan Pringsewu tidak termasuk dalam sejarah panjangnya. Maka Pringsewu harus jadi barometer di kabupaten/kota lainnya. Persepsi yang sama Pilkada Pringsewu berjalan damai,” kata Imam Bukhori.
Acara ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan Pakta Integritas Deklarasi Kampanye Pilkada Damai dari empat pasangan calon bupati dan wakil bupati Pringsewu Tahun 2024.















