Ini Penyebab Harga Mie Instan Bakal Naik Tiga Kali Lipat

Ini Penyebab Harga Mi Instan Bakal Naik Tiga Kali Lipat
Ini Penyebab Harga Mi Instan Bakal Naik Tiga Kali Lipat. / Pixabay

Sementara itu, Renata Puji selaku Manager Program Agroekosistem Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (Kehati) menuturkan, saat ini banyak mi olahan yang bukan terbuat dari terigu.

Misalnya mi dari tepung sagu, tepung singkong, dan tepung sukun. Tak hanya itu, shirataki da porang juga bisa jadi pilihan bahan dasar tepung untuk mi yang tengah dikembangkan pemerintah.

Bacaan Lainnya

“Utamanya sebetulnya makan dulu, kalau kita mem-promoting misalnya pangan lokal A, ya mari kita makan itu. Jangan kita mem-promoting hanya di sisi hulunya saja. Orang suruh nanam, petani suruh nanam, tapi ketika di hilirnya tidak disiapkan untuk bagaimana mengaksesnya,” kata Renata, dikutip dari Tribunnews.com.

Lebih lanjut, Ia juga menilai bahwa sumber pangan yang ada di Indonesia bisa dimanfaatkan sesuai dengan inovasi olahan dari pangan itu sendiri.

“Karena prinsipnya, ketika sumber pangan karbohidrat itu kemudian diolah jadi tepung pasti bisa jadi mi. Karena kan orang paling gampang bikin mi ya. Jadi bisa aja, itu kan inovasi produk,” sambungnya.

Adapun, potensi kenaikan harga mi instan ini sudah diprediksi sebelumnya. Salah satunya diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada awal Juli 2022 lalu.

“Ini hati-hati, yang suka makan roti, yang suka makan mi (instan), bisa harganya naik. Karena apa? Ada perang di Ukraina,” kata Jokowi pada Jumat 8 Juli 2022 lalu.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *