4. Waktu Tidur
Sebetulnya tubuh manusia sudah memiliki sistem sendiri untuk mengistirahatkan tubuh atau yang dinamakan ritme sikardian.
Jika waktu tidur tak diatur dengan baik maka jadwal tidur akan berantakan dan tubuh tidak mendapatkan waktu istirahat dengan maksimal.
5. Bermain Gadget
Masih tak terlepas dengan handphone, televisi atau laptop menjelang waktu istirahat akan juga berperan dalam merusak waktu istirahat.
Layar biru yang ditampilkan gadget mampu mengurangi kualitas tidur atau dinamakan deep sleep.
6. Lampu Dinyalakan
Selain terpapar gadget berlebihan sebelum tidur, kondisi tubuh yang mudah lelah juga dapat diakibatkan oleh paparan sinar lampu pada saat tidur malam. Sinar lampu akan menurunkan kadar hormon melatonin yang dapat membuat tidur lebih nyenyak pada malam hari.
7. Bernapas Lewat Mulut
Kebiasaan bernapas melalui mulut atau ngorok saat tidur tak memungkinkan tubuh menyerap oksigen lebih optimal.
Karena oksigen akan lebih mudah diserap jika dihirup melalui hidung. Jika asupan oksigen masuk ke dalam otak membuat kualitas tidur menurun.
8. Duduk Seharian
Para pekerja yang terbiasa duduk 8 jam per hari tanpa ada pergerakan sama sekali membuat tubuh kehilangan fokus serta cepat ngantuk.’
Solusinya yakni meski kerja di depan komputer harus diselingi dengan banyak gerak.
9. Kekurangan Udara Segar
Kurangnya asupan oksigen atau udara segar khususnya masyarakat perkotaan membuat udara yang dihirup kurang berkualitas.
Disarankan untuk lebih sering melakukan aktivitas fisik saat pagi hari seperti jalan santai atau lari pagi.















