“Gak merasa puas atau gimana-gimana (soal padepokan Gus Samsudin ditutup). Pengobatannya hanya sekadar trik. Jadi dari awal tujuan pembuktian adalah agar masyarakat tidak salah meyakini sesuatu,” ucapnya.
Sementara itu, terkait konten YouTube, lanjut Marcel, pihak Gus Samsudin sendiri sudah mengakui bahwa kontennya hanya sekadar hiburan.
“Ya, yang perlu dibuktikan itu kalau tetap ngeyel pengobatannya itu asli pakai ilmu dia, tanpa pakai trik itu yang perlu dibuktikan. Semoga saja mau mengakui itu,” sambungnya.
Seperti diketahui, Puluhan warga menggeruduk padepokan Gus Samsudin, Minggu 31 Juli 2022. Mereka menuntut padepokan ditutup lantaran dianggap meresahkan.















