Perdagangan Satwa Liar Terbesar di Indonesia ada di Lampung

Perdagangan Satwa Liar Terbesar di Indonesia ada di Lampung
Perdagangan Satwa Liar Terbesar di Indonesia ada di Lampung

ISPtimes.com – Lampung sebagai provinsi dengan sebaran satwa liar terbesar di Indonesia, Flight akhirnya menggelar musyawarah untuk menghentikan perdagangan satwa liar.

Marison Guciano, chief executive officer Flight, mengatakan pada 2022, timnya akan menemukan hingga 30% kasus di Lampung, dari seluruh penyitaan dan deteksi satwa liar di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Dia mencontohkan, dari 165 penyitaan satwa liar di Indonesia, sebanyak 50 penyitaan satwa dilakukan oleh Provinsi Lampung.

“Tahun 2022, ada 165 penyitaan satwa di Indonesia, 64.714 satwa liar hidup, 98% unggas, Pak Lampung sendiri yang menangkap 30%. , 53,33% hewan hidup, 99,99% burung. Lampung paling tinggi dari 10 itu,” kata Marison di hotel Emercia pada 5 Januari 2023.

Marison kembali menjelaskan, 10 provinsi terbanyak disita di urutan pertama adalah Lampung dengan nomor kartu hingga 50, di urutan kedua ada 38 provinsi di Jawa Timur.

Kemudian di peringkat 3 yakni provinsi Riau dengan jumlah tercatat 11, peringkat 4 Papua Barat peringkat 9, dan peringkat 5 yakni provinsi Sulawesi Selatan dan Jawa Barat peringkat 9. Selain itu, di urutan ke-6 adalah provinsi Maluku peringkat ke-7, provinsi Sumatera Utara peringkat ke-7, peringkat ke-4, provinsi Kalimantan Barat peringkat ke-8, peringkat ke-3 dan provinsi Bali peringkat ke-9, peringkat ke-2.

“Situasi ini meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, karena beberapa hal, antara lain kurangnya kesadaran masyarakat dan tidak adanya efek jera karena hukuman yang dijatuhkan masih sangat ringan,” ujar Marison. Diskusi ini juga dilakukan dengan mengundang Media Lampung dan memperkenalkan beberapa narasumber antara lain Polda Lampung, Balai Karantina Pertanian Bandar Lampung, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Lampung dan Penerbangan.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *