ISPtimes.com – Pengembunan burung murai batu biasanya dilakukan di pagi-pagi buta.
Tapi yang wajib diperhatikan jangan biarkan murai batu lapar saat diembunkan.
Ada dampak tak baik jika perut murai batu kosong atau dibiarkan lapar ketika teknik pengembunan dan pamasteran yang dilakukan di pagi hari ini.
Kenapa demikian, sebab muai batu yang lapar saat diembunkan ini tidak akan bisa menyerap isian masteran secara maksimal.
Selain itu dalam kondisi murai batu lapar itu juga akan mempengaruhi kualitas suara yang dihasilkan.
Burung menjadi kurang bergairah dan lesu. Maka dari itu, jangan biarkan murai batu dalam kondisi tanpa sarapan.
Lalu apa yang bisa dilakukan ?
Pertama kicaumania harus tahu waktu pengembunan yang tepat. Waktu paling baik adalah pagi setelah jam subuh.
Lakukan dengan keluarkan burung di tempat yang terbuka, misalkan di teras, lalu buka kerodongnya.
Perhatikan cuacanya terlebih dahulu, jika suhu tak terlalu dingin, kita bisa membuka kerodong semuanya. Sebaliknya, jika cuaca dingin buka separuh saja.
Nah, saat itu lah berikan pakan 5 ekor jangkrik, sisannya berikan setelah penjemuran.
Jumlah pakan tersebut tergantung settingan hariannya, jika settingan biasanya 12 ekor maka, berikan 6 ekor saat pengembunan.
Nah, teknik tersebut akan membuat burung lebih efektif menyerap suara masterannya, ketimbang burung yang dalam kondisi lapar.
Sebab, konsetrasinya akan berkurang jika perutnya kosong atau lapar.















