Cara pengembunan Murai Batu yang benar, awas jangan salah, bisa fatal akibatnya!

Tips Menyimpan Kroto Lebih Awet Gak Berbau, Pencinta Burung Berkicau Wajih Tahu!
Tips Menyimpan Kroto Lebih Awet Gak Berbau, Pencinta Burung Berkicau Wajih Tahu!

ISPtimes.com – Agar proses pengembunan Murai Batu maksimal rupanya hal ini tak boleh dilakukan.

Pengembunan Murai Batu tak boleh dilakukan dengan asal, lantaran jika hal ini salah dilakukan maka bisa berakibat fatal.

Bacaan Lainnya

Pengembunan Murai Batu bertujuan untuk menciptakan suasana alam bebas yang alami.

Tak hanya itu untuk pengembunan Murai Batu juga berfungsi untuk menciptakan suara nyaring karena udara yang segar dan menyehatkan bulu agar mengkilap.

Pengembunan murai batu kerap dilakukan saat pagi hari sebelum matahari terbit, sekitar jam 5 pagi.

Pengembunan setiap pagi hari pada dasarnya untuk melatih fighter murai batu secara alami, karena burung akan berkicau secara alami seperti di alam bebas.

Dalam pengembunan harus memperhatikan cuaca, jika sangat berkabut keluarkan pakannya, karena kabut dan cuaca dingin membuat voer atau pakan menjadi lembab dan mudah berjamur.

Jangan beri pakan extrafooding jangkrik atau yang lain saat pengembunan, berikan saja setelah matahari terbit.

Satu hal lagi yang harus diperhatikan, ketika ada burung yang diembunkan bisa berbunyi dan ada yang perlu beradaptasi dan belum berbunyi.

Dalam kasus ini jangan berikan suara burung lain maupun mp3, karena saat pengembunan adalah waktu burung untuk berkicau bukan untuk menerima isian.

Jadi pengembunan sambil diberikan suara masteran burung lain tidak akan ada gunanya.

Jika burung belum mau berbunyi saat pengembunan biarkan saja dia menikmati udara segar dan biarkan berbunyi secara alami, jangan dipaksa. Semoga bermanfaat.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *