Keempat, pilihan Ganjar Pranowo yang memiliki latar belakang yang mirip dengan Presiden Joko Widodo, yakni dua kader partai Perjuangan PDI.
Karir mereka dimulai sebagai pemimpin daerah sebelum memasuki kancah kepemimpinan presiden dan dipandang memiliki pandangan dan visi yang konsisten.
Hal ini membuat PDI Perjuangan dengan keputusan Megawati meyakini bahwa pilihan Ganjar Pranowo adalah pilihan politik yang tepat untuk menjaga kesinambungan pembangunan di era Presiden Jokowi.
Kelima, menarik bahwa di akhir pernyataannya, Megawati memperkenalkan peci sebagai simbol nasionalis-religius identitas Indonesia.
Sepertinya sinyal ini menunjukkan orientasi politik dari PDI Perjuangan dalam pilpres 2024, mengarah pada komposisi nasionalis-religius, sehingga selain dapat menjangkau dukungan politik yang meluas dan beragam, juga orientasi politik inklusif ini dapat merajut kebersamaan melampaui polarisasi politik saat ini.















