Ada beberapa kondisi atau penyakit yang dapat menyebabkan seseorang mengalami keringat dingin, di antaranya:
– Nyeri berat, misalnya akibat cedera atau migrain
– Kadar gula darah rendah
– Infeksi berat, seperti sepsis, pneumonia, malaria, dan tuberkulosis Stres dan cemas
– Reaksi alergi yang membahayakan nyawa atau anafilaksis
– Syok akibat cedera parah atau penyakit akut
– Efek samping obat-obatan
– Keringat berlebih atau hiperhidrosis
– Menopause pada wanita usia 40 tahun ke atas
– Mual atau vertigo
Kurangnya pasokan darah atau oksigen di dalam tubuh, misalnya akibat pendarahan organ dalam, tekanan darah rendah, dan serangan jantung atau angina.
Keringat dingin juga bisa menjadi gejala awal kanker dan salah satunya adalah limfoma.
Jenis kanker ini dapat ditandai dengan gejala keringat dingin yang terjadi pada malam hari, penurunan berat badan tanpa sebab, dan demam.















