Lebih lanjut, mereka berkolaborasi dengan sejumlah seniman yang telah terlebih dahulu berpengalaman, diantaranya, Alexander Gebe, Andika Ananda, Suvi Wahyudianto, Aceng Kriwul, Romi Jaya Saputra, Jhon Heryanto, Edythia Rio W, Aufaris Opaw, dan Kim Komanders.
“Ini merupakan persilangan generasi, media, dan teritori menunjukan program ini terus berkembang,
untuk edisi tahun ini setidaknya melibatkan sekitar 300 peserta didik dari sejumlah sekolah dan tiyuh-tiyuh di Tubaba,” sambung Semi.

Menurutnya, untuk lokasi pelatihan digelar di tiga titik utama dan area-area di sekitar di Ulluan Nughik (Panaragan Jaya), Kecamatan Lambu Kibang dan Kecamatan Gunung Agung. Selama dua bulan para pengajar blusukan ke lokasi lokasi tersebut.
“Hingga saat ini konsistensi pemerintah daerah Tubaba yang menjadikan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai program prioritas, salah satunya terwujud dalam program ini,” ungkap Semi.














