Erick menemukan fakta bahwa konsumsi BBM dalam setiap kegiatan usaha yang dijalankan nelayan lebih dari 50 persen, maka Ia mendorong layanan BBM tersedia di setiap sentral perikanan nasional.
“Saya telah mendengar bahwa 60-70% dari biaya melaut nelayan adalah untuk membeli BBM. Maka, sewajarnya di tiap-tiap kantung nelayan ada layanan BBM.” ujarnya.
Erick yang juga Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) itu menyatakan ingin membangkitkan kembali kejayaan nelayan Muncar yang dikenal sebagai sebagai sebagai salah satu sentra nelayan di Jawa Timur.
Salah satu langkah itu, kata Erick melalui sejumlah bank Himbara telah memberikan sejumlah fasilitas pembiayaan dan kredit usaha berbunga rendah, khususnya pada nelayan. Erick ingin fasilitas tersebut bisa dimanfaatkan oleh nelayan Muncar.














