“Maaf tidak memberi tahu karena setelah informasi dari program asimilasi keluar, Siskaee langsung dijemput temannya sehingga tak sempat memberi kabar ke teman-teman media,” ucapnya.
Ada menambahkan program asimilasi rumah dijalankan berkaitan erat dengan penyebaran pandemi Covid-19.
Pertimbangannya guna mengurangi risiko penularan di area lapas. Program ini juga bertujuan agar overkapasitas maupun overanggaran bisa ditekan karena untuk kebutuhan hidup bisa berkurang.
“Mungkin di wilayah DIY tidak begitu dampak karena belum overkapasitas. Tapi, untuk daerah yang napinya penuh maka bisa terasa,” sambungnya.
Seperti diketahui, kasus Siskaee viral saat video syur yang dibuat di Bandara YIA Kulonprogo di media sosial akhir 2021 lalu.
Selanjutnya, Ia ditangkap saat berada di salah satu stasiun di Bandung, Jawa Barat, hingga akhirnya dibawa ke Kulonprogo dan dibawa persidangan.















