“Study Kelayakan Pemkab Tuba bekerjasama dengan UGM. Jadi ini yang utama tugas mereka. UGM lah yang akan menyampaikan bahwa lokasi tersebut atau lainnya, layak tidak untuk didirikan rumah sakit tanpa kelas itu,” kata Bupati Winarti.
Adapun dalam MoU atau nota kesepahaman yang ditandatangani itu, terkait dengan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
“Selain itu, juga ada aspek lain yang dibutuhkan oleh Tuba dan UGM,” jelas Winarti.
Terkait rencana itu, Winarti meminta dukungan dari semua lapisan masyarakat Tulang Bawang agar rencana pendirian rumah sakit tanpa kelas itu bisa berjalan lancar.
“Mohon doa agar semua berjalan baik untuk masyarakat Tulang Bawang,” pungkasnya.















