Bunyi “tik…garis…garis” pada burung Murai Batu akan terdengar jika merasakan sesuatu yang mencurigakan.
Suara klik yang baik harus diputar terus menerus atau tanpa jeda yang lama. Potensi suara ini akan terus berkembang jika Anda merawat burung tersebut dengan baik.
Bentuk kepala Murai Batu
Anakan Murai Batu yang baik memiliki tubuh yang agak tinggi dan panjang. Saat dewasa, burung yang lebih besar akan berkicau lebih baik. Tentunya dapat mempengaruhi penilaian dan psikologi burung lain ketika diikutsertakan dalam kompetisi burung kicau.
Bentuk kepala burung murai adalah
Kebanyakan burung Murai Batu memiliki bentuk kepala yang agak membulat. Namun untuk anjing yang baik, bentuk kepala burung cenderung tidak bulat atau agak pipih. Kepala burung Murai Batu yang agak pipih akan membantu menilai lebih jauh penampilan saat berkicau.
Paruh burung
Burung pengicau yang baik biasanya memiliki paruh yang tidak terlalu tebal, tetapi panjang. Murai Batu memiliki mulut seperti ini yang akan membuat suaranya lebih keras dan jelas.
Bentuk leher
Pada umumnya Murai Batu yang baik memiliki leher yang lebih panjang, yang akan membantu burung berkicau panjang. Selain membantu suara menjadi lebih panjang, leher panjang Murai Batu juga akan terlihat lebih maskulin.















