Pilih anakan Murai Batu yang berekor panjang. Jangan memilih burung yang bulu ekornya dicabut saat masih anakan, karena hal ini akan menyebabkan burung trauma dan saat berkicau akan kurang agresif. Berikut tips merawat burung pengicau agar berkicau dan merdu
Merawat burung murai tidaklah mudah karena membutuhkan ketelatenan dan ketelatenan. Meski dikenal sebagai burung dengan suara yang merdu, murai batu memiliki pita suara yang berbeda-beda. Beberapa memiliki pita suara tinggi, yang lain memiliki pita suara rendah. Namun, pita suara yang rendah bukan berarti kicauan burung tidak merdu.
Berikut beberapa tips khusus agar murai batu gacor merdu
1. Mengeluarkan Murai Batu di Pagi Hari
Aktivitas pertama yang harus Anda lakukan secara rutin, yakni mengeluarkan murai batu dari sangkarnya setiap jam 6 pagi. Biarkan murai batu menghirup udara segar dan berkicau sesuka hati. Setelah itu, murai batu harus dimandikan. Sambil menunggu proses mandi, bersihkan kandangnya dan siapkan pakan yang baru.
2. Meletakkan Murai Batu di Kandang Umbaran
Tahapan selanjutnya, yaitu meletakkan murai batu ke dalam kandang umbaran. Murai batu yang diletakkan di dalam kandang umbaran akan lebih atraktif.
Hal tersebut dapat melatih murai batu untuk mengeluarkan suara yang lebih nyaring.















