Shireen Abu Akleh, adalah jurnalis di Al Jazeera sejak 1997 dan sarjana jurnalistik dan media dari Universitas Yarmouk di Yordania. Ia adalah satu dari 55 wartawan internasional yang dibunuh oleh militer Israel sepanjang tahun 2000 hingga kini, dalam aksi pendudukan Israel di tanah Palestina.
Jurnalist Support Committee (JSC), mencatat ada banyak pembunuhan berencana terhadap wartawan internasional yang meliput serangan Israel dan paling banyak terjadi pada tahun 2014 sebanyak 7 jiwa dan saat ini ada 28 wartawan Palestina dipenjara oleh Israel tanpa alasan dan pengadilan.
Selain Tindakan pembunuhan yang terencana dan sistematis kepada waratawan internasional. Palestinian Jurnalists Syndicate (PJS) mencatat, ada 740 pelanggaran yang dilakukan otoritas Israel kepada wartawan yang meliput seperti ancaman pembunuhan, penangkapan sewenang-wenang, penyerangan terhadap kantor berita, merusak dan merampas kamera dan berbagai tidakan itimidasi lainnya.
Shireen Abu Akleh bukanlah angka, Ia adalah satu dari ribuan junalis di dunia yang dibunuh karena menuliskan kebenaran. International Jurnalist Federation (IJF) mencatat sejak tahun 1990 sampai kini, ada 2.279 wartawan yang dibunuh di seluruh dunia dan puncak pembunuhan terhadap wartawan terjadi pada tahun 2006 sebanyak 155 jiwa.















