Program Kereta Api Lampung-Sumsel, Pengamat Nilai Kuatkan Citra Arinal-Sutono

Program Kereta Api Lampung-Sumsel, Pengamat Nilai Kuatkan Citra Arinal-Sutono
Arinal Djunaidi. Foto Dokumen

ISPtimes.com – Debat Pilkada Lampung baru-baru ini menjadi ajang pembuktian bagi pasangan Arinal Djunaidi-Sutono yang dinilai berhasil menguasai panggung perdebatan.

Salah satu isu utama yang disorot yakni program pembangunan jalur kereta api Lampung-Sumatera Selatan. Menurut pengamat politik Universitas Lampung, Candrawansah, program ini mampu memperkuat citra pasangan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Ya, kalau melihat pengalaman Arinal, menurut saya, ya, pasti sebagai incumbent ia mempunyai pengalaman dan tahu kelebihan serta kekurangan yang pernah dilakukan,” kata Candrawansah saat dihubungi pada Kamis 17 Oktober 2024.

Menurutnya, pengalaman Arinal Djunaidi sebagai petahana memberikan keunggulan tersendiri dalam menghadapi lawan debatnya.

Ia pun menambahkan bahwa pencapaian Arinal selama menjabat sebagai gubernur, terutama terkait infrastruktur, menjadi modal utama dalam kampanyenya kali ini.

“Pasti jualan hasil yang pernah dilakukan ditambah dengan proyeksi seperti pembangunan jalur kereta api Lampung-Sumsel,” jelasnya.

Program kereta api Lampung-Sumsel disebut sebagai strategi jitu yang tak hanya menambah nilai jual politik pasangan Arinal-Sutono, tetapi juga berpotensi meningkatkan elektabilitas pasangan tersebut.

“Ini akan menjadi sebuah jualan untuk meningkatkan elektabilitas seorang calon, dan secara politik pasti akan bermanfaat untuk pembangunan sebuah citra,” tegas Candrawansah.

Meski demikian, Candrawansah juga menekankan pentingnya langkah-langkah strategis yang konkret untuk mewujudkan program-program besar tersebut.

Masyarakat, menurutnya, tentu akan meminta kejelasan terkait langkah-langkah yang akan diambil untuk merealisasikan program kereta api maupun pembangunan infrastruktur lainnya.

“Nanti pasti masyarakat akan meminta langkah-langkah strategis dalam mewujudkan program yang akan dibuat,” ucapnya.

Lebih lanjut, Candrawansah juga menyarankan agar para calon tak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga harus merancang strategi untuk mendapatkan dukungan dari APBN demi pembangunan infrastruktur yang lebih masif di Lampung.

“Seyogyanya para calon juga dapat merinci langkah konkret dalam memperbaiki infrastruktur di Provinsi Lampung, karena kita mengetahui bahwa tidak mungkin bergantung kepada APBD saja. Tentu harus ada langkah strategis agar adanya kucuran APBN untuk membangun infrastruktur Lampung,” sambungnya.

Candrawansah juga menegaskan pentingnya bagi kedua calon untuk fokus pada penyampaian langkah konkret dalam kampanye mereka. Masyarakat, menurutnya, ingin melihat solusi nyata atas berbagai persoalan nantinya yang dihadapi.

“Saya menyarankan kedua calon agar lebih menyampaikan langkah-langkah konkret dalam penyelesaian persoalan dalam kegiatan kampanye,” sambungnya.

Selain itu, visi, misi, serta program-program yang jelas harus menjadi fokus utama kampanye, agar masyarakat bisa memahami apa yang akan dilakukan pasangan calon jika terpilih nanti.

“Visi, misi, serta program juga bagian penting yang harus disampaikan agar masyarakat mengetahui program yang akan dijalankan ketika salah satu calon terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung,” pungkasnya.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *