Amigdala merupakan sepotong jaringan berbentuk almond yang terletak di sisi otak kita, atau dikenal sebagai lobus temporal, dan merupakan bagian dari sistem limbik.
Saat mempraktikkan rasa syukur, aktivitas amigdala di bawah sistem limbik, yang bertanggung jawab untuk memproses emosi dan ingatan, tampaknya terpengaruh secara positif.
3. Meningkatkan aktivitas terkait motivasi otak
Pada studi Kyeong et al. tersebut, intervensi rasa terima kasih seseorang diamati melalui fMRI untuk meningkatkan motivasi peserta juga.
Di sini, secara khusus, para peneliti melihat aktivitas nukleus accumbens (NA) selama keadaan istirahat. NA bertanggung jawab untuk pemrosesan kognitif motivasi, sebagian, dan aktivitasnya mungkin terpengaruh pada individu dengan depresi berat.
Saat terlibat dalam praktik syukur yang teratur, NA di otak mungkin akan terpengaruh secara positif.
Ringkasnya, kemampuan praktik syukur berdampak positif pada otak dan tubuh semakin jelas dari sudut pandang ilmiah.
Untuk mengambil keuntungan dari bukti penelitian itu, melakukan latihan rasa syukur secara teratur sangat penting.
Sama seperti olahraga yang bermanfaat untuk seluruh tubuh, bersyukur juga bermanfaat bagi pikiran.***















